Hal pertama yang menjadi acuan awal dari seluruh aplikasi grafis adalah penggunaan tool-tool yang ada. Fungsi dasar dari tool-tool ini harus dikuasai dengan benar shingga akan mempermudah dalam mengekspresikan desain yang akan dibuat. Kemampuan-kemampuan teknis ini tidak akan datang begitu saja hanya dengan membaca buku, tetapi perlu disertai dengan proses eksplorasi yang terus-menerus sehingga akan membantu kita dalam mempercepat penguasaan tool dan mempercepat perkembangan logika kita dalam mengolah objek.
Pada pembelajaran ini tidak seluruh tool akan dibahas karena akan membatasi ruang gerak dan penafsiran kalian terhadap fungsi dan kegunaan tool-tool tersebut. Di samping itu, proses eksplorasi sangat diperlukan dalam menguasai setiap fasilitas atau tool yang terdapat pada sebuah aplikasi.
1. Menggunakan Rectangle Tool
Rectangle tool adalah tool yang digunakan untuk membuat kotak. Ada dua macam kotak yang dapat dibuat oleh rectangle tool, yakni bujur sangkar dan persegi panjang.
Untuk menggambar objek kotak, kliklah tool rectangle yang terdapat pada toolbox. Pada umumnya objek yang akan tergambar dimulai dari sisi pojok atas ke arah diagonal kebawah, sehingga pada saat kita menggambar kotak ini kita harus meletakkan pointer kita pada sisi pojok atas dan kemudian menariknya ke arah diagonal ke bawah.
Untuk membuat kotak bujur sangkar, kita dapat menggambarnya sambil menekan tombol Ctrl.
2. Menggunakan Ellipse Tool
Prinsip pembuatan lingkaran dengan menggunakan Ellipse Tool sama dengen pembuatan kotak dengan rectangle tool, yakni mulai dari sudut kiri atas. Jika kita akan membuat lingkaran yang memiliki jari-jari sama, kita dapat menggambarnya sambil menekan tombol Ctrl.
Akan tetapi, ada kalanya kita perlu menggambarkan lingkaran ini mulai dari titik pusat. Untuk menggambarkan lingkaran yang dimulai dari ttik pusat lakukan pegambaran sambil menekan tombol Shift.
3. Menggunakan polygon tool
Polygon tool adalah fasilitas yang digunakan untuk menggambarkan objek bersudut banyak. Objek yang disediakan mulai dari bidang bersudut tiga sampai tak terhingga. Prinsip pembuatannya sama dengan pembuatan kotak dan lingkaran.
Pada tool ini kita dapat memodifikasi poligon yang kita buat dengan memanfaatkan tool yang berada pada toolbar seperti berikut.
Kita dapat memodifkasi gambar poligon yang kita buat menjadi bermacam-macam bentuk sesuai dengan keinginan kita. Cara yang kita lakukan dengan mendrag titik putih (node) yang terletak pada salah satu garis sisi poligon kemudian menariknya ke arah yang kita inginkan.
Jika kita melakukan eksplorasi yang relatif cukup banyak, kita akan menemukan berbagai bentuk yang dapat memperkaya perbendarahaan bentuk dasar yang sewaktu-waktu dapat kita gunakan.
4. Mengguankaan freehand tool
Freehand tool yang dilambangkan dengan ikon digunakan untuk menggambar garis bebas atau kurva bebas. Penggambaran yang disahilkan oleh tool ini, terutama pada penggambaran kurva, akan menghasilkan bentuk yang tidak beraturan sehingga diperlukan fasilitas editing node Shape Tool untuk memperbaikinya.
Garis-garis yang dapat dibuat oleh freehand tool ini hampir tidak terbatas dan sangat bergantung kepada keteliatian kita. Berikut ini garis yang dibuat dengan menggunakan freehand tanpa menekan tombol Ctrl (A) dan gengan menekan tombol Ctrl (B).
Untuk membuat garis yang bersambung, kita dapat melakukan klik ganda (double click) pada ujung garis yang kita buat, kemudian kita lanjutkan lagi untuk membuat garis selanjutnya.
Dengan freehand tool ini kita dapat menggambar bentuk atau simbol yang berisi beberapa potong garis dengan bantuan tombol Ctrl. Pada saat kita menekan tombol Ctrl, mouse akan mengikuti arah garis yang lurus. jika kita membuat garis miring, maka mouse akan mengikuti arah kemiringan yang kita buat dengan besar kelipatan 7,5 derajat sehingga kita dapat membuat dan menentukan kemiringan garis dengan amat mudah.
Untuk mengatur ketebalan garis yang kita buat, kita dapat menggunakan dan memanfaatkan Outline tool yang telah disediakan pada toolbox.
Dengan fasilitas freehand tool ini kita dapat membuat kurva dengan langkah sebagai berikut.
Pada pembelajaran ini tidak seluruh tool akan dibahas karena akan membatasi ruang gerak dan penafsiran kalian terhadap fungsi dan kegunaan tool-tool tersebut. Di samping itu, proses eksplorasi sangat diperlukan dalam menguasai setiap fasilitas atau tool yang terdapat pada sebuah aplikasi.
1. Menggunakan Rectangle Tool
Rectangle tool adalah tool yang digunakan untuk membuat kotak. Ada dua macam kotak yang dapat dibuat oleh rectangle tool, yakni bujur sangkar dan persegi panjang.
Untuk menggambar objek kotak, kliklah tool rectangle yang terdapat pada toolbox. Pada umumnya objek yang akan tergambar dimulai dari sisi pojok atas ke arah diagonal kebawah, sehingga pada saat kita menggambar kotak ini kita harus meletakkan pointer kita pada sisi pojok atas dan kemudian menariknya ke arah diagonal ke bawah.
Untuk membuat kotak bujur sangkar, kita dapat menggambarnya sambil menekan tombol Ctrl.
![]() |
| Rectangle Tool |
2. Menggunakan Ellipse Tool
Prinsip pembuatan lingkaran dengan menggunakan Ellipse Tool sama dengen pembuatan kotak dengan rectangle tool, yakni mulai dari sudut kiri atas. Jika kita akan membuat lingkaran yang memiliki jari-jari sama, kita dapat menggambarnya sambil menekan tombol Ctrl.
Akan tetapi, ada kalanya kita perlu menggambarkan lingkaran ini mulai dari titik pusat. Untuk menggambarkan lingkaran yang dimulai dari ttik pusat lakukan pegambaran sambil menekan tombol Shift.
3. Menggunakan polygon tool
Polygon tool adalah fasilitas yang digunakan untuk menggambarkan objek bersudut banyak. Objek yang disediakan mulai dari bidang bersudut tiga sampai tak terhingga. Prinsip pembuatannya sama dengan pembuatan kotak dan lingkaran.
Pada tool ini kita dapat memodifikasi poligon yang kita buat dengan memanfaatkan tool yang berada pada toolbar seperti berikut.
Kita dapat memodifkasi gambar poligon yang kita buat menjadi bermacam-macam bentuk sesuai dengan keinginan kita. Cara yang kita lakukan dengan mendrag titik putih (node) yang terletak pada salah satu garis sisi poligon kemudian menariknya ke arah yang kita inginkan.
Jika kita melakukan eksplorasi yang relatif cukup banyak, kita akan menemukan berbagai bentuk yang dapat memperkaya perbendarahaan bentuk dasar yang sewaktu-waktu dapat kita gunakan.
![]() |
| Polygoon Tool |
4. Mengguankaan freehand tool
Freehand tool yang dilambangkan dengan ikon digunakan untuk menggambar garis bebas atau kurva bebas. Penggambaran yang disahilkan oleh tool ini, terutama pada penggambaran kurva, akan menghasilkan bentuk yang tidak beraturan sehingga diperlukan fasilitas editing node Shape Tool untuk memperbaikinya.
Garis-garis yang dapat dibuat oleh freehand tool ini hampir tidak terbatas dan sangat bergantung kepada keteliatian kita. Berikut ini garis yang dibuat dengan menggunakan freehand tanpa menekan tombol Ctrl (A) dan gengan menekan tombol Ctrl (B).
Untuk membuat garis yang bersambung, kita dapat melakukan klik ganda (double click) pada ujung garis yang kita buat, kemudian kita lanjutkan lagi untuk membuat garis selanjutnya.
Dengan freehand tool ini kita dapat menggambar bentuk atau simbol yang berisi beberapa potong garis dengan bantuan tombol Ctrl. Pada saat kita menekan tombol Ctrl, mouse akan mengikuti arah garis yang lurus. jika kita membuat garis miring, maka mouse akan mengikuti arah kemiringan yang kita buat dengan besar kelipatan 7,5 derajat sehingga kita dapat membuat dan menentukan kemiringan garis dengan amat mudah.
Untuk mengatur ketebalan garis yang kita buat, kita dapat menggunakan dan memanfaatkan Outline tool yang telah disediakan pada toolbox.
Dengan fasilitas freehand tool ini kita dapat membuat kurva dengan langkah sebagai berikut.
- Buatlah garis lurus zig-zag berbentuk kurva tajam dengan menggunakan Freehand Tool + Ctrl seperti dibawah ini.
- Setelah terbentuk, pilihlah tombol Shape Tool dan gunakanlah tool ini untuk melakukan seleksi pada semua node dengan seleksi marque.
- Setelah terseleksi, pilih dan kliklah tombol Convert Line To Curve yang terdapat pada toolbar di atas.
- Setelah itu, pilih dan klik tombol Make Node Smooth untuk melengkungkan sudut-sudut pada kurva yang kita buat.
- Setelah tombol Make Node Smooth kita klik, akan disahilkan bentuk kurva seperti berikut ini.
5. Menggunakan text tool
CorelDRAW memiliki kelebihan pada pengeolahan teks jika dibandingkan dengan aplikasi grafis lain yang berbasis vektor. Kemudahan ini akan membuat kita leluasa untuk membuat kreasi objek secara variatif.
Text Tool yang terdapat pada CorelDRAW ini dapat kita gunakan untuk membuat teks artistik maupun teks paragraf dengan keleluasaan banyak baris dan paragraf. Jika kita menggunkan text toll sebagai teks artistik, kita dapat mengolah teks sebagai objek yang dapat dimanipulasi dengan mudah baik letak, ukuran, maupun bentuknya.
Cara menggunakan tool teks ini dalah sebagai berikut.
- Pilih dan klik Text Tool pada toolbox, atau pijik F8 untuk mengaktifkannya. Kemudian klik pada bidang gambar.
- Kita dapat mengetik teks yang kita inginkan pada bidang gambar kita. Misalnya seperti berikut ini.
- Pilihlah salah satu karakter huruf yang kita inginkan pada Font List yang ada. Sedangkan untuk mengubah ukuran besar huruf kita dapat menggunakan Pict Tool (dengan menggunakan Handle Object) sehingga kita dapat mengatur ketebalan dan ketinggian huruf secara bebas.
- Selain itu, kita juga dapat memutar atau memiringkan teks yang kita buat dengan menggunakan Pick Tool dan dengan cara melakukan klik ganda pada objek.


Comments
Post a Comment